Dengan majunya usulan Peraturan Ecodesign untuk Produk Berkelanjutan UE dan merek-merek global besar yang berkomitmen terhadap janji "net-zero carbon", revolusi hijau dalam industri luar ruangan telah berevolusi dari konsep pemasaran menjadi inti rantai pasokan. Di masa depan, jejak lingkungan suatu produk akan menjadi ambang batas penting untuk memasuki pasar internasional.
Peraturan baru ini tidak hanya berfokus pada kandungan bahan daur ulang dan kemampuan daur ulang produk itu sendiri, tetapi juga menilai jejak karbon seluruh siklus hidup produk, yang mencakup sumber bahan mentah, konsumsi energi produksi, logistik transportasi, dan pembuangan di akhir masa pakainya. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi industri pembuatan tenda tradisional, yang sangat bergantung pada bahan turunan petrokimia seperti nilon dan poliester.
Perusahaan-perusahaan terkemuka mengambil langkah aktif. Dilaporkan bahwa beberapa pabrikan Tiongkok telah mulai berkolaborasi dengan perusahaan teknologi material untuk mengembangkan kain berbasis bio, pelapis tahan air ramah lingkungan bebas fluor, dan mengoptimalkan proses produksi guna mengurangi konsumsi energi dan air limbah. Perusahaan seperti Kaima Outdoor juga menyatakan bahwa mereka telah membentuk gugus tugas untuk mengevaluasi dan mengintegrasikan bahan terbarukan, yang bertujuan untuk memberikan solusi "produk ramah lingkungan" kepada pelanggan yang mematuhi peraturan di masa depan. Transisi ini bukan hanya sebuah tantangan namun juga peluang utama bagi industri untuk melakukan perombakan dan membangun daya saing jangka panjang.
11 Jan, 2026
02 Apr, 2026
02 Apr, 2026
09 Jan, 2026
05 Jan, 2026
27 May, 2026